Showing posts with label objek wisata indonesia. Show all posts
Showing posts with label objek wisata indonesia. Show all posts

Tuesday, April 10, 2012

CAVE TUBING KALI SUCI

Yogyakarta menyimpan jutaan potensi wisata yang jarang ditemui di tempat lain. Di kota ini jenis wisata apapun dapat ditemui. Dari wisata budaya, pendidikan, sejarah, kuliner, bahkan petualangan, menjadi objek wisata yang selalu menarik untuk dikunjungi. Salah satunya adalah objek wisata Kalisuci.

Kalisuci merupakan objek wisata sungai bawah tanah yang mengalir melewati gua-gua. Objek wiisata ini menawarkan petualangan body rafting dan caving (susur gua) sekaligus, atau lebih dikenal dengan istilah cave tubing.

Bagi yang hobi berpetualang, objek ini tentu sangat sayang dilewatkan. Karena aktivitas cave tubing ini, hanya dapat dilakukan di Mexico, New Zealand, dan terakhir Gunungkidul Yogyakarta, Indonesia.

Perjalanan menuju Kalisuci hanya dapat dilakukan dengan kendaraan peribadi maksimal roda empat. Akses jalan yang masih minim, membuat kita sulit untuk menjangkaunya. Jadi lebih baik kita menghubungi biro wisata khusus di Yogyakarta untuk lebih mudah dan ekonomis.

Memasuki area Kalisuci, kita akan disambut panorama alam yang masih asli. Untuk mencapai mulut gua, kita harus menuruni tebing terjal sedalam 30-40 m dengan menyusuri jalan setapak.
Aliran sungai yang berkelak-kelok akan terlihat dari ketinggian tebing. Airnya yang biru kehijauan terlihat kontras dengan warna coklat tanah, tebing karst, serta daun-daun dan pepohonan sehingga menciptakan harmoni lukisan alam yang mempesona. Dan setelah mengenakan alat pengaman yang telah disediakan pengelola wisata, pengarungan sungai bawah tanah pun dimulai.

Sepanjang penyusuran sungai, dibeberapa titik kita akan menemui bebatuan maupun jeram yang ekstrim dan sulit dilewati. Sesekali kita terpaksa harus keluar dari sungai dan berjalan kaki sambil mengusung ban pelampung. Dan sampainya di mulut gua, petualangan sesungguhnya pun dimulai.

Sinar matahari menghilang dan berganti dengan suasana remang bahkan gelap. Satu-satunya pencahayaan dalam gua hanya berasal dari headlamp. Stalaktit yang terlihat di atap gua terus meneteskan air, beberapa diantaranya merupakan batu kristal. Kelelawar-kelelawar nampak bergelantungan di langit-langit gua, ikan besar berenang di bawah kaki, dan stalagmit bergelantungan di langit-langit gua. Pemandangan serupa pun sambung-menyambung hingga kita sampai di ujung gua.

Jika anda berminat untuk merasakan sensasi petualangan Cave Tubing Kalisuci ini, anda dapat menggunakan jasa penyedia transportasi atau tour agency dan reservasi beberapa hari sebelumnya untuk memastikan kondisi air, mengingat jika air sedang deras, anda tidak akan diijinkan mengarungi indahnya menyusuri Kalisuci.



Untuk reservasi, hubungi;
0856 4331 9523
Jogjawisata99@gmail.com

Liburan di Kota Jogjakarta

Jogja wisata selaku penyedia paket perjalanan wisata di Jogja mengajak anda semua untuk berkeliling dan berpetualang di Jogja selama sehari (pagi – petang). Petualangan ini merupakan wisata minat khusus yang nantinya akan mempertemukan antara manusia dan alam yang memang benar-benar menyatu. Sebuah sensasi yang tentu sangat sulit didapatkan jika hanya berwisata dengan biasa-biasa saja.

Wisata minat khusus yang kami tawarkan adalah wisata penelusuran yang dimulai dari sungai bawah tanah Goa Pindul (cave tubing) di Desa Bejiharjo, Kab. Gunung Kidul, Yogyakarta. Penelusuran ini memakan waktu sekitar satu jam.

Kemudian akan dilanjutkan dengan petualangan Rafting Sungai Oyo yang aliran airnya tetap melimpah sepanjang tahun. Rafting menjelajahi Sungai Oyo ini memiliki dua pilihan paket, yaitu jarak pendek dan jarak panjang. Rafting jarak pendek menempuh jarak sejauh 1.5 km dengan durasi waktu sekitar satu setengah jam. Sementara jarak panjang menempuh jarak sejauh 4 km dengan durasi waktu sekitar 3 – 4 jam.

Dalam pengarungan Goa Pindul dan Sungai Oya, anda tidak perlu cemas walaupun kedalaman air mencapai 5 – 11 meter. Anda akan dibekali dengan perlengkapan yang aman dan nyaman meliputi jaket pelampung, ban pelampung, dan sepatu jika anda membutuhkan, serta pemandu yang akan menemani anda sepanjang penelusuran.

Setelah anda merasa puas bermain-main dengan air di Goa Pindul dan Sungai Oyo, kami akan mengajak anda menyaksikan indahnya sunset dari puncak gunung api purba di Gunung Nglanggeran, Pathuk, Gunung Kidul. Dari puncak kawasan yang hanya dihuni oleh tujuh kepala keluarga ini, anda akan kami pandu untuk melakukan tracking menuju puncak Nglanggeran agar dapat merasakan sejuknya udara pegunungan di Jogja serta menjadi saksi bagaimana suasana sore hari berganti menjadi malam. Dari puncak ini pula anda akan dapat menyaksikan indahnya kerlap-kerlip lampu yang memancar dari Kota Jogja.

Setelah anda puas menikmati indahnya malam dan petualangan di Sungai Oyo, maka kami akan dengan senang hati mengantarkan anda kembali ke penginapan tempat anda semula menginap. Dan kami sangat berharap anda akan menceritakan pengalaman yang anda alami selama di Jogja kepada teman-teman anda, dan tentu kami akan sangat senang jika anda suatu saat kembali berkunjung ke Jogja lagi. Jogjakarta Never Ending Asiknya.


Untuk reservasi, hubungi;
0856 4331 9523
Jogjawisata99@gmail.com



Friday, March 30, 2012

Air Terjun Dolo Kediri

Kabupaten Kediri memiliki beberapa air terjun yang cantik.Salah satunya, Air Terjun Dolo. Tempat wisata ini terletak di dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo,Kediri. Jarak tempuh dari Kota Kediri ke arah barat, kurang lebih 25 kilometer. Meski agak jauh, tapi pemandangan di sepanjang jalan menuju lokasi terbilang sangat indah dan mudah. 
 
Tiba di Besuki, sembari melepas lelah,kita bisa menikmati panorama di Desa Jugo, Mojo,di sekitar menara pemancar relay televisi dan telepon seluler. Disana kita bisa menemukan Air Terjun Irenggolo. Setelah lima menit melalui jalan setapak, air terjun bertrap-trap alami ini bisa kita lihat. Tersembunyi di teduhnya rerimbunan pinus dan hutan, hembusan angin pegunungan, dan suara alam yang unik.
ImagePuas di sini, kita bisa melanjutkan perjalanan ke Dolo. Jarak tempuh dari Besuki sekitar 4 kilometer. Sampai di titik pemberhentian, perjalanan dilanjutkan dengan jalan kaki menuju air terjun. Jalan yang kita lewati terbuat dari bebatuan yang desainnya dipadu dengan lingkungan. Sehingga kesan alami tetap terjaga. Apalagi di saat-saat tertentu, suara kicau burung terdengar tanpa henti.
Setelah kurang lebih 10 menit menapaki jalan lambat laun kita akan mendengar gemricik air terjun. Letak kawasan wisata air terjun ini kurang lebih 1.800 meter di atas permukaan laut. Sedang ketinggian air terjunnya sendiri diperkirakan mencapai 125 meter. Begitu mendekati air terjun ini,kita langsung merasakan butiran-butiran air terjun yang sebagian terbang mengikuti angin. Suara gemuruh airnya seperti melengkapi sensasi Air Terjun Dolo
Kabupaten Kediri memiliki beberapa air terjun yang cantik.Salah satunya, Air Terjun Dolo. Tempat wisata ini terletak di dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo,Kediri. Jarak tempuh dari Kota Kediri ke arah barat, kurang lebih 25 kilometer. Meski agak jauh, tapi pemandangan di sepanjang jalan menuju lokasi terbilang sangat indah dan mudah. 

Tiba di Besuki, sembari melepas lelah,kita bisa menikmati panorama di Desa Jugo, Mojo,di sekitar menara pemancar relay televisi dan telepon seluler. Disana kita bisa menemukan Air Terjun Irenggolo. Setelah lima menit melalui jalan setapak, air terjun bertrap-trap alami ini bisa kita lihat. Tersembunyi di teduhnya rerimbunan pinus dan hutan, hembusan angin pegunungan, dan suara alam yang unik.
ImagePuas di sini, kita bisa melanjutkan perjalanan ke Dolo. Jarak tempuh dari Besuki sekitar 4 kilometer. Sampai di titik pemberhentian, perjalanan dilanjutkan dengan jalan kaki menuju air terjun. Jalan yang kita lewati terbuat dari bebatuan yang desainnya dipadu dengan lingkungan. Sehingga kesan alami tetap terjaga. Apalagi di saat-saat tertentu, suara kicau burung terdengar tanpa henti.
Setelah kurang lebih 10 menit menapaki jalan lambat laun kita akan mendengar gemricik air terjun. Letak kawasan wisata air terjun ini kurang lebih 1.800 meter di atas permukaan laut. Sedang ketinggian air terjunnya sendiri diperkirakan mencapai 125 meter. Begitu mendekati air terjun ini,kita langsung merasakan butiran-butiran air terjun yang sebagian terbang mengikuti angin. Suara gemuruh airnya seperti melengkapi sensasi Air Terjun Dolo



Wednesday, March 21, 2012

Candi Borobudur adalah candi terbesar peninggalan Abad ke 9. Candi ini terlihat begitu impresif dan kokoh sehingga terkenal seantero dunia. Peninggalan sejarah yang bernilai tinggi ini sempat menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia.

Namun tahukah Anda bahwa seperti halnya pada bangunan purbakala yang lain, Candi Borobudur tak luput dari misteri mengenai cara pembuatannya? Misteri ini banyak melahirkan pendapat yang spekulatif hingga kontroversi.
Dengan beberapa catatan dan referensi yang terbatas, saya coba menganalisis dan sedikit menguak tabir misteri pembuatan candi ini yang ternyata tidak perlu di-misteri-kan!
Desain Candi

Candi Borobudur memiliki struktur dasar punden berundak, dengan enam pelataran berbentuk bujur sangkar, tiga pelataran berbentuk bundar melingkar dan sebuah stupa utama sebagai puncaknya. Selain itu tersebar di semua pelatarannya beberapa stupa.
Candi Borobudur didirikan di atas sebuah bukit atau deretan bukit-bukit kecil yang memanjang dengan arah Barat-Barat Daya dan Timur-Tenggara dengan ukuran panjang ± 123 m, lebar ± 123 m dan tinggi ± 34.5 m diukur dari permukaan tanah datar di sekitarnya dengan puncak bukit yang rata.

Candi Borobudur juga terlihat cukup kompleks dilihat dari bagian-bagian yang dibangun. Terdiri dari 10 tingkat dimana tingkat 1-6 berbentuk persegi dan sisanya bundar. Dinding candi dipenuhi oleh gambar relief sebanyak 1460 panel. Terdapat 504 arca yang melengkapi candi.
Material Penyusun Candi
Inti tanah yang berfungsi sebagai tanah dasar atau tanah pondasi Candi Borobudur dibagi menjadi 2, yaitu tanah urug dan tanah asli pembentuk bukit. Tanah urug adalah tanah yang sengaja dibuat untuk tujuan pembangunan Candi Borobudur, disesuaikan dengan bentuk bangunan candi.
Menurut Sampurno Tanah ini ditambahkan di atas tanah asli sebagai pengisi dan pembentuk morfologi bangunan candi. Tanah urug ini sudah dibuat oleh pendiri Candi Borobudur, bukan merupakan hasil pekerjaan restorasi. Ketebalan tanah urug ini tidak seragam walaupun terletak pada lantai yang sama, yaitu antara 0,5-8,5 m.

Batuan penyusun Candi Borobudur berjenis andesit dengan porositas yang tinggi, kadar porinya sekitar 32%-46%, dan antara lubang pori satu dengan yang lain tidak berhubungan.
Kuat tekannya tergolong rendah jika dibandingkan dengan kuat tekan batuan sejenis. Dari hasil penelitian Sampurno (1969), diperoleh kuat tekan minimum sebesar 111 kg/cm2 dan kuat tekan maksimum sebesar 281 kg/cm2. Berat volume batuan antara 1,6-2 t/m3.
Misteri Cara Membangun Candi
Data mengenai candi ini baik dari sisi design, sejarah, dan falsafah bangunan begitu banyak tersedia. Banyak ahli sejarah dan bangunan purbakala menulis mengenai keistimewaan candi ini.
Hasil penelusuran data baik di buku maupun internet, tidak ada satupun yang sedikit mengungkapkan mengenai misteri cara pembangunan candi. Satu-satunya informasi adalah tulisan mengenai sosok Edward Leedskalnin yang aneh dan misterius.
Dia mengatakan “Saya telah menemukan rahasia-rahasia piramida dan bagaimana cara orang Mesir purba, Peru, Yucatan dan Asia (Candi Borobudur) mengangkat batu yang beratnya berton-ton hanya dengan peralatan yang primitif.”
Edward adalah orang yang membangun Coral Castle yang terkenal. Beberapa orang lalu memperkirakan bagaimana cara kerja dia untuk mengungkap misteri tentang pengetahuan dia bagaimana bangunan purba dibangun.
Akhirnya didapat foto yang berhasil diambil pada waktu Edward mengerjakan Coral Castle menunjukkan bahwa ia menggunakan cara yang sama yang digunakan oleh para pekerja modern, yaitu menggunakan prinsip yang disebut block and tackle.
Beda Coral Castle beda pula Candi Borobudur. Coral Castle masih menungkinkan menggunakan Block dan Tackle. Untuk Candi Borobudur rasanya block dan tackle pun masih belum ada. Lalu bagaimana sebenarnya cara membuat Candi ini?.
Candi ini lebih bernilai dan terkenal bukan pada misteri-misteri yang berserakan, tapi candi ini memiliki nilai design aristektur dan teknik sipil serta kemampuan manajemen proyek yang tinggi yang menunjukkan kemajuan pemikiran para pendahulu bangsa kita. Kita patut bangga!!!
Misteri yang belum terungkap berdasarkan informasi di atas. Saya coba mulai berfikir ulang terlepas dari misteri dengan mencoba menganalisis data-data yang ada

Saturday, July 23, 2011

Taman Nasional Taka Bonerate


Taman Nasional Taka Bonerate memiliki karang atol terbesar ketiga di dunia yaitu setelah Kwajifein di Kepulauan Marshal dan Suvadiva di Kepulauan Moldiva. Luas atol tersebut sekitar 220.000 hektar, dengan terumbu karang yang tersebar datar seluas 500 km².

Sunday, July 17, 2011

Pantai Tablolong ( Surga Para Pemancing )
 

Tiap tahun, pemerintah NTT rutin menggelar turnamen  memancing internasional di selat yang diapit pulau Rote dan pulau Timor. Perairan sejauh 10 mil dari garis pantai  Tablolong di kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang itu merupakan jalur migrasi ikan cukup ramai dari laut Timor  menuju laut Sawu. Sesuai jadwal, perlombaan berlangsung selama tiga hari  mulai tanggal 4-6 Nopember. Sebanyak 27 pemancing asal  Indonesia, Jepang, Jerman dan Amerika yang tergabung dalam  9 tim, bertolak ke arena perlombaan dari pantai wisata  Tablolong pada pukul 05.00 Wita dan pulang pada pukul 16.00 Wita. Masing-masing tim dipandu seorang nelayan  Tablolong
Peserta yang berhasil memperoleh ikan dengan berat paling  tinggi, berhak menempati posisi pertama hari itu. Mereka memperebutkan total hadiah uang tunai Rp42.7 juta plus trophy gubernur NTT.  Event ini diharapkan akan menarik wisatawan mancanegara berkunjung ke NTT menikmati panorama  pantai dan pulau-pulau yang memesona dan belum terjamah  polusi. Karena itu, jauh-jauh hari, pemerintah telah giat  menggelar promosi. Mulai dari menerbitkan kalender event  sampai brosur, iklan di media massa. Upaya pemerintah  menyukseskan turnamen ini tampak dari persiapan yang cukup  matang. Panitia menyiapkan regu penolong khusus yang  disiagakan di lepas pantai.  

Mereka juga diperlengkapi  peralatan penyelamatan dan radio komunikasi untuk  sewaktu-waktu mengirim laporan ke darat jika  mengalami  masalah di laut. Salah satu peraturan yang harus dicermati  peserta adalah tidak boleh mengotori laut dengan membuang  sampah. Pesisir ujung selatan pulau Timor memang menyuguhkan  panorama pantai yang indah dan panorama bawah laut yang elok. Keindahan juga dihiasai dengan pepohonan pantai, seperti pohon Centigi yang tumbuh menyebar di bebatuan karang. Sayang, pohon Centigi mulai terancam karena ulah tangan-tangan jahil yang mengambil pohon tersebut untuk  dijual ke pulau Jawa.

David Jones, peserta asal Amerika misalnya sangat  mengagumi keindahan bawah laut karang beatrix yang berjarak sekitar 5 mil dari pantai.   David menjuluki  karang beatrix sebagai ‘supermarket ikan’ karena semua  jenis ikan dapat ditemukan di lokasi itu. Dua karang  lainnya yang tak kalah menarik adalah karang Dalam dan  karang Tabui. Di tiga karang ini hidup jenis ikan yang sering dilombakan dalam berbagai turnamen memancing seperti  jenis Marlin, Layaran, Tenggiri, Wahui, Kuwe, Barakuda, Lemadang, dan  Tuna. Makanya, tidak heran sejumlah warga kota Kupang pecinta wisata bahari menggunakan perahu motor untuk  memancing di kawasan itu sekitar setengah jam dari  daratan. 

Selain memancing pengunjung juga menikmati  beragam spesies ikan secara berkelompok tampak seperti  dalam akuarium raksasa. Meski demikian, para nelayan dan pemancing dilarang  menangkap ikan menggunakan potas yaitu zat kimia yang  dapat memabukkan ikan, namun dapat membunuh ikan kecil dan  merusak karang. Terumbu karang di perairan ini juga  dilarang untuk diambil. Untuk maksud itu, di dekat pantai  telah dipajang sebuah papan bertuliskan ‘pusat olahraga memancing Tablolong’.

Papan itu dipajang pada pintu masuk menuju pantai sehingga  dapat dilihat dari arah laut. Karena itu, anda jangan sampai melempar bekas bungkusan makanan ke laut.  Tetapi jika ingin menarik perhatian ikan-ikan berenang di samping  perahu, buanglah makanan pada pagi hari dan anda akan  menyaksikan ribuan ikan warna-warni berebutan makanan.

Saat  ini seorang pria Kanada membangun tiga unit homestay di  lahan seluas dua hektare sekitar satu kilometer dari pemukiman warga. Puluhan warga kota Kupang biasa menginap  di homestay tersebut yang dibangun di pinggir pantai. Harga sewa homestay per malam berbeda untuk wisatawan  asing sebesar Rp100 ribu per malam plus tiga kali makan  dan wisawatan lokal sebesar Rp 50 ribu plus tiga kali  makan.

Selain tidak tersedia jaringan listrik, lingkungan  homestay masih sepi, terutama pada malam hari hanya  terdengar deburan ombak memecah karang. Di pagi hari  jika mendengar kicauan burung sangat terasa kehidupan desa terpencil di pulau Timor. Tidak kalah dengan suguhan  pemandangan di petang hari. Ketika malam menjelang, menyaksikan ribuan sinar lampu yang dipancarkan dari di  rumah-rumah penduduk  di desa Tablolong dan di pulau Semau  merupakan pengalaman yang tak terlupakan.

Lokasi ini dapat ditempuh dari kota Kupang dengan mobil  dan sepeda motor dengan perjalanan selama satu jam. Jalanan yang berkelok-kelok dengan rumah-rumah penduduk  yang masih tradisional juga merupakan sensasi sendiri.

Tuesday, July 12, 2011

Indahnya Pantai Pulau Derawan (KALTIM)

Sebuah nirwana tropis berada di salah satu pulau wilayah Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya Kabupaten Berau dan di Selat Sulawesi, tak jauh dari perbatasan Malaysia. Pulau Derawan menjadi sebuah destinasi wisata bahari pilihan menawan buat Anda yang menyukai pantai dengan hamparan pasir putih lembut berkilat serta air jernih. Apalagi ditambah bonus menjumpai penyu-penyu jinak yang berenang-renang riang saat kita melakukan penyelaman.




Terkadang saat duduk di ujung jembatan kayu yang mengarah ke laut, kita dapat menyaksikan penyu-penyu hijau itu hilir mudik di permukaan air yang bening. Sesekali bahkan penyu-penyu tersebut nampak berkeliaran di sekitar cottage yang berada di pesisir pulau. Saat malam tiba, beberapa penyu naik ke darat dan bertelur di sana.

Objek Wisata Bromo

Keberadaan Gunung Bromo dengan lautan pasirnya yang fenomenal sudah cukup lama dikenal sebagai salah satu tujuan wisata terkemuka di Indonesia. Gunung Bromo merupakan salah satu gunung pada Pegunungan Tengger.
Dengan ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut, panorama elok terpancar saat memandang pesona alam yang tidak akan pernah ada habisnya. Gunung Bromo berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti Brahma atau seorang dewa yang utama dan terletak dalam empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten Malang.

Objek Wisata Bandung Selatan

Bandung Selatan lebih dikenal sebagai sentra kegiatan agro wisata (pertanian dan perkebunan teh di Rancabali, Ciwidey, Malabar, Pangalengan dan Gununghalu), Wisata Tirta (Situ Patenggang dan Situ Cileunca) dan Wana Wisata (Kawah Kamojang, kawah Putih dan air panas Cimanggu).

Daerah Wisata Ciwidey merupakan daerah tujuan wisata yang cukup lengkap di Bagian Selatan Kabupaten Bandung, di samping Pangalengan dengan objek wisata Situ Cileunca-nya, Agro wisata Malabar, dan objek objek wisata lainnya.
Hotel di Bandung Selatan.
Cukup banyak terdapat hotel di Bandung Selatan, kebanyakan hotel di sini lebih kecil dan fasilitasnya tidak semewah hotel-hotel di Bandung Utara atau di Kota Bandung.