Barito Utara
Sejumlah daya tarik wisata di kabupaten Barito Utara ini aniara lain adalah Tengkorak
Kepala Maripati Singa Nginuh terdapat di Desa Ketapan, Kecamatan
Gunung Timang, sekitar 67 km dan Kota Muara Teweh dan dapat ditempuh
dengan kendaraan darat selama 1,5 jam.
Sebagai
orang yang berjasa mengusir penjajah pada jaman dulu, tengkorak kepala
ini dikeramatkan oleh masyarakat Desa Ketapang pada khususnya.
Masyarakat percaya bahwa tengkorak kepala ini bisa mengabulkan
permintaan mereka, sehingga setiap ada hajatan atau permintaan,
masyarakat selalu datang melaksanakan ritual adat/upacara.
Dalam
hal ini upacara Hindu Kaharingan dimana warga yang melaksanakan
hajatan memberikan sesajen yang diletakkan di dekat tempat tengkorak
kepala ini. Apabila permintaan mereka terkabul, mereka selanjutnya
memberikan sesajen berupa Lamang (Nasi Ketan yang dibakar di dalam
sebatang Bambu) dan digantung di atas atap tempat tengkorak berada
sebagai ungkapan terima kasih.
Liang
kalau diartikan dalam Bahasa Indonesia adalah goa. Di Desa Bayas
Kelurahan Lanjas Kecamatan Teweh Tengah sekitar 15 km dari Kota Muara
Teweh terdapat Liang Idai yang dapat dicapai dengan menggunakan sepeda motor sekitar satu jam.
Kawasan
Kars yang khas di sekitar goa menjadikan daerah tujuan wisata ini
layak untuk disinggahi, apalagi bagi mereka yang senang tantangan
dengan menyusuri sis-sisi goa yang banyak cabang arahnya.
Rumah Betang
juga terdapat di Desa Nihan Hilir Kecamatan Lahei dan dapat ditempuh
melalui jalan darat dan transportasi sungai. Rumah Panjang dan tinggi
merupakan rumah khas masyarakat Dayak jaman dahulu dan hingga saat ini
Betang masih dapat dijumpai dan masih dihuni oleh masyarakat Dayak.